BULARANA TEKO - Fatya Lutfia Salsabila

Tari Bulara’na Teko mengisahkan perjalanan seekor ayam legendaris di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, yang dipercaya memiliki kemampuan mencari tempat yang baik untuk dijadikan perkampungan. Dalam perjalanannya, dimulai dari Kampung Teko, lalu “RAMPA” (berkepal-kepal), “LUPPE” (lompat) , “MALLOMPONGENG” (beriringan), lalu singgah “MABBUMPUNG” (bermandikan dengan debu), Setelah itu naik “MALERANG” (bertengger) dan Akhirnya “NATIRO TIROI” (menoleh serta memandang). setiap gerakan ayam tersebut menjadi asal-usul nama beberapa wilayah yaitu Darampa, Luppereng, Lomping, Abbumpungeng, Lerang, hingga Pattiro Data. Tarian ini bukan sekadar menggambarkan perpindahan, tetapi juga melambangkan ketangguhan, jejak kehidupan, dan lahirnya sebuah perkampungan. Melalui gerak yang dinamis dan penuh makna, tari ini menghadirkan warisan cerita rakyat yang terus hidup dalam masyarakat. KOREOGRAFER : FATYA LUTFIA SALSABILA PENARI : REY, KEFIN, DAVA, REYNA, ANYA, IMA, DISA Penata musik : Ainul Yaqin Efendi & A Jay Vocal : Dewi sri astuty Penata rias : Sri maharani Penata rambut: Arni Penata Kostum : Fanny Syam & Aprilia nur hasyifa Penata lighting : EB lampu-lampu Desain grafis : Ashar Crew : Mega, Nisa, Adel, adit, ikram, deri, yaya, yudi, tukul, Dela Sponsor by : Wanua kreasi makassar Support by : Sendratasik 23, Sanggar Tari Kachak, SMP KARTIKA XX-1 Makassar, Smandel art, Tabariah pride