Keraton Solo Panas, GKR Timoer Marah Suara Bergetar, KGPH Hangabehi Mendadak Dinobatkan Jadi PB XIV
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Keraton Kasunanan Surakarta makin memanas karena Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi mendadak dinobatkan sebagai penerus tahta Pakubuwono XIV pada Kamis (13/11). Padahal sebelumnya ketika pemakaman Sinuhun PB XIII, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPA) Hamengkunegoro alias Gusti Purbaya telah dinobatkan sebagai PB XIV. Dalam penobatan KGPH Hangabehi atau Gusti Mangkubumi, kakak Gusti Purbaya yakni Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Timoer Rumbay mendatangi keraton. Gusti Timoer bersama adik-adiknya menggeruduk Handrawina tempat acara penobatan Gusti Mangkubumi sebagai Pakubuwono XIV. Adapun penobatan itu dilakukan oleh Lembaga Dewan Adat (LDA) tak lama setelah adiknya Gusti Purbaya lebih dulu menyatakan sebagai PB XIV. Gusti Timoer mengaku kecewa dengan penobatan Gusti Mangkubumi itu. Ia mengatakan peristiwa ini seperti mengulang suksesi PB XIII lalu. Gusti Timoer juga menyebut bahwa Gusti Mangkubumi telah menghianati kesepakatan putra-putri PB XIII. Menurut Gusti Timoer, sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa penerus tahta Keraton Solo adalah Gusti Purbaya. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Ketegangan Warnai Penobatan KGPH Hangabehi Sebagai Raja Solo, GKR Timoer Serbu Lokasi Acara, https://solo.tribunnews.com/solo/3318.... Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas Program: Tribunnews Update Host: Umi Wakhidah Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani Uploader: bagus gema praditiya sukirman #kisruh #keratonsolo

Soal Dualisme, Adik PB XIII Ungkap Alasan Hangabehi Tak Bisa Jadi Raja Meski Lebih Tua dari Purbaya

SOSOK ANAK KANDUNG PAKUBUWONO XIII, 2 LAKI-LAKI DAN 5 PEREMPUAN, SIAPA PENERUS RAJA KERATON SOLO?

Tedjowulan hingga Keluarga Besar Keraton Solo Berkumpul Jelang Jumenengan PB XIV

Ribut Keraton Solo Berlanjut, Lembaga Dewan Adat Ditolak Masuk Museum

Mengunjungi Makam LAKSAMANA CHENG HO | Nusantara Dalam Catatan Cheng Ho

Respons Gusti Moeng dan LDA soal Penobatan KGPH Hangabehi Jadi PB XIV, Klaim Keluarga Sudah 1 Suara

Konflik Internal Keraton Solo Memanas! Jubir Tedjowulan Buka Suara Paska Kisruh | INDEPTH

Realitas - Tahta Panas Keraton Surakarta

MAHFUD MD PERNAH INGATKAN PRABOWO “PERANG DINGIN” KEJAKSAAN VS POLRI

How Japan Built the Impossible 400 km Great Wall that You've Never Heard Of
![Jerit Tangis Putri Raja Keraton Surakarta: Seorang Ayah Juga Bisa Durhaka Kepada Anak [Part 3]](https://i.ytimg.com/vi/lbLN-WdEPRA/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEnCNACELwBSFryq4qpAxkIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAG4AvMY&rs=AOn4CLCtw6e4LBHRiO7ko0fVOcRsk5WB2A&usqp=CCY)
Jerit Tangis Putri Raja Keraton Surakarta: Seorang Ayah Juga Bisa Durhaka Kepada Anak [Part 3]

Gusti Moeng: Alasan di Balik Kenapa Keluarga Berat Gusti Bhre Jadi Wali Kota Solo

Ada Apa Di KERATON SOLO? 2 Raja Berebut Tahta! Pernah Didamaikan JOKOWI! | Learning By Googling

Drama Dua Raja Solo, Satu Keraton Surakarta: Ini Akar Masalahnya!

PENJELASAN ADIK PAKUBOWONO XIII SOAL PENERUS TAKHTA RAJA KERATON KASUNANAN SOLO

Suara Bergetar GKR Timoer Geruduk Penobatan KGPH Hangabehi: Keraton Solo Dipecah Belah, Berkhianat

Lembaga Dewan Adat Nobatkan KGPH Hangabehi Jadi PB XIV, Anak-anak PB XIII Protes Keras

Di Balik Penguntitan Jampidsus oleh Densus 88 | LIPSUS

Keraton Surakarta Memanas! Pangeran Purbaya & Maha Menteri Tedjowulan Soal Tahta Raja Solo | INDEPTH

