GUNUNG ILE APE LEMBATA SEBELUM MELETUS

Gunung Ile Ape yang berada di ketinggian 1.319 m dpl (meter di atas permukaan laut) disebut juga Ile Lewotolok. Dikutip dari Kompas.id, Minggu (29/11) kata tersebut adalah terjemahan harfiah, ’ile ape’ (bahasa daerah Lamaholot) artinya gunung api.  Sementara ’ile lewotolok’ artinya gunung kampung-kampung berjatuhan. Gunung ini meletus pertama tahun 1666, kemudian tahun 1800-an, dan 1920-an.  Letusan terdahsyat tahun 1966 dan 1985 yang meluluhlantakkan Pulau Lembata dan pulau-pulau di sekitarnya. Sementara, dirangkum dari laman PVMBG Kementerian ESDM, G. Ile Lewotolok atau Ile Ape memiliki garis penampang yang indah dan teratur, tetapi di beberapa tempat muncul ketidakteraturan diakibatkan oleh aliran lava yang berakhir pada sayap gunung.  Lereng G. Ile Lewotolok terdiri dari abu gunung api, breksi, pasir gunung api, bom gunung api, dan aliran lava, kecuali di lereng Barat Daya relatif jarang. Di puncak G. Ile Lewotolok terdapat sebuah kawah besar dengan ukuran 800 x 900 m. Kemudian, di bagian Barat Daya terdapat kerucut dengan titik ketinggian 1319 m dpl.