Jikalau Gandum - Puji Syukur (PS) 715 / Kidung Keesaan (KK) 643 | Cover Gaya Batak
Shalom sahabat Kidung Pujian Channel! 🕊️ Di video kali ini, kami mempersembahkan cover lagu rohani yang sangat indah dan mendalam maknanya, yaitu "Jikalau Gandum". Istimewanya, lagu ini kami bawakan dengan sentuhan aransemen bergaya Batak yang khas, memberikan nuansa etnik yang megah, tegas, dan penuh semangat! 📚 Makna & Sejarah Lagu "Jikalau Gandum" Lagu ini dapat ditemukan dalam buku Puji Syukur (PS) No. 715 dan Kidung Keesaan (KK) No. 643. Lagu ini adalah buah karya dari Bapak J. Marbun yang diciptakan pada tahun 1986 melalui Lokakarya Komposisi Komisi Liturgi Keuskupan Agung Medan (KAM). Latar belakang dari Keuskupan Agung Medan inilah yang membuat lagu ini sejak awal sudah sangat kental dengan corak dan ritme musik tradisional Sumatera Utara (Batak), sebagai bentuk inkulturasi budaya lokal ke dalam musik liturgi Gereja. Secara teologis, lirik lagu ini terinspirasi dari Injil Yohanes 12:20-38, yang berpusat pada ayat 24: "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah." Lagu ini berbicara tentang pengorbanan, penyangkalan diri, dan pelayanan. Sama seperti biji gandum yang harus rela ditanam ("mati") agar bisa bertunas dan menghasilkan panen, kita pun diajak untuk berani melepaskan keegoisan duniawi demi melayani Tuhan dan sesama. Lagu ini sangat cocok direnungkan pada masa Prapaskah, perayaan Jumat Agung, atau saat merenungkan panggilan hidup dan pelayanan. 🎧 KREDIT LAGU • Judul: Jikalau Gandum (PS 715 / KK 643) • Syair dan Lagu: J. Marbun (1986) • Revisi: Tim Puji Syukur (1991) • Sumber: Hasil Lokakarya Komposisi Komisi Liturgi Keuskupan Agung Medan 1986 • Aransemen Cover: Andhang Habsoro 📜 LIRIK LAGU "JIKALAU GANDUM" 1. Jikalau gandum tak jatuh di tanah, tetap sebiji tiada buahnya. Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan: jikalau mati akan banyak buahnya. 2. Barangsiapa sayangkan nyawanya pastilah akan binasa nyawanya. Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan: yang merelakan nyawa akan bahagia. 3. Jikalah kita mengabdi Sang Putra pastilah kita dipuji Bapanya. Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan: bersama Dia kita diagungkan-Nya. 4. Ya Tuhan Yesus, berikan daya-Mu untuk menanggung derita dan beban. Percaya kami akan firman-Mu, Tuhan, yang menguatkan iman kami pada-Mu. ================================== Jangan lupa untuk dukung terus Kidung Pujian Channel dengan cara: 👍 LIKE video ini jika kalian diberkati 💬 Tulis KOMENTAR dan bagikan kesaksian atau request lagu kalian 🔄 SHARE ke keluarga, sahabat, dan komunitas gereja 🔔 SUBSCRIBE dan nyalakan loncengnya agar tidak ketinggalan pujian lainnya! Tuhan Yesus Memberkati kita semua! 🙏 #JikalauGandum #KidungPujianChannel #LaguRohaniBatak #PujiSyukur715 #KidungKeesaan643 #LaguRohaniKatolik #LaguRohaniKristen #MusikLiturgi #CoverLaguRohani #Inkulturasi

Simon Asks BLIND TEEN for a SECOND Song...Then Her Life Changed FOREVER!

Blak-Blakan! Mahfud MD & Abraham Samad Soal Penetapan Tersangka FA di 3 Kasus Korupsi: Masuk TPPU

TULUS - Teh Hijau (Official Lyric Video)

Little Boy Invites Granddad To Sing On Stage. This Emotional Duet Changed Everything.

TERNYATA ORANG KATOLIK PUNYA KUASA! INI PENJELASAN ROMO UUT YANG HARUS KAMU DENGAR | EP 32

Tuhan Kami Tidak Pantas - Cipt. Natalis Natalianto | Cover Orchestra

Appointed Hour - GMS Live (Official GMS Live)

Русичи похитили дочь хана - КВН Евразия

Vaste Rots van mijn behoud | Chr. Koor Jigdaljahu

Psalm 84 | 1700 mannen zingen | Katwijk aan Zee
![Jacob Collier – In My Room (Piano Version 2026) [Official Visualiser]](https://i.ytimg.com/vi/dwJz5kbz7WY/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLDvwXknFCtzsGryFaH3ZjumBWrnTg)
Jacob Collier – In My Room (Piano Version 2026) [Official Visualiser]

An Entire Village Celebrates a New Priest in Lebanon 🇱🇧✝️

Grandma Guitarist Starts to Play Johnny Cash and Shocks The Crowd

Christ at the Center - Daily Blessing for July 11, 2026

Can God forgive Satan? | Prof. DDr. Weimann answers your questions

Lambungkan Syukur - Madah Bakti 745 (Regio Kalimantan) | Gaya Dayak Desa

LIVE: „Heilung von Belastungen aus der Vergangenheit“ - Prof. Weimann | Benedikt XVI. Forum 2026

Roti Hidup dari Surga - Onggo Lukito | Cover Orchestra

Metallica: Nothing Else Matters (Live in Dublin, Ireland - June 19, 2026)

