Pelatihan Pembuatan Produk Inovatif Acar "CAH" pada DKM At Taqwa, Desa Wayut, Kab. Madiun

Skema : Pemberdayaan Berbasis Masyarakat - Pemberdayaan Masyarakat Pemula Judul : Implementasi SDGs melalui Inovasi Acar Kolang-kaling Kulit Jeruk Nambangan sebagai Upaya Pemberdayaan Dewan Kemakmuran Masjid At Taqwa Wayut Perguruan Tingii : Akademi Farmasi Surabaya Ketua Tim : Kinanti Ayu Puji Lestari, S.Pd., M.Si. / 0724099102 Anggota : 1. Widya Dara Anindya, S.S., M.A. / 0705058904 2. Silfiana Nisa Permatasari, S.Farm., M.M., Apt. / 0723068901 Ringkasan Kegiatan Pelatihan Pembuatan Produk Inovatif Acar CAH Madiun Pelatihan pembuatan produk inovatif Acar Kolang Kaling dan Kulit Jeruk Nambangan dengan nama atau merk "CAH" Madiun . Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Pemberdayaan Masyarakat (PMP) . Kegiatan ini didanai oleh Departemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Republik Indonesia, Risbang dan Kemdiktisaintek. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At Taqwa , Desa Wayut, Kab. Madiun. Dari peserta yang hadir selanjutnya dipilihlah 7 orang anggota tim produksi produk inovatif yang selanjutnya diberi nama Tim Produksi Mosaic , yaitu singkatan dari Modern Socialpreneurship Berbasis Pangan Lokal dan Pharmaceutic dengan tujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengembangkan produk pangan lokal yang inovatif, bernilai tambah, dan memiliki daya saing sebagai produk khas Madiun. Dalam program kegiatan ini, peserta memperoleh materi mengenai potensi pemanfaatan kolang kaling dan kulit jeruk Nambangan sebagai bahan baku pangan inovatif, dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan Acar CAH Madiun. Pelatihan mencakup tahapan seleksi dan persiapan bahan, proses pengolahan, formulasi bumbu dan larutan acar, pengendalian mutu selama produksi, hingga teknik pengemasan yang menarik dan higienis. Pendekatan praktik langsung memberikan kesempatan kepada seluruh peserta untuk memahami setiap tahapan produksi secara komprehensif sekaligus meningkatkan keterampilan teknis mereka. Pelatihan berbasis praktik merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi masyarakat dalam menghasilkan produk olahan bernilai ekonomi. Selain aspek produksi, Tim Mosaic juga diberikan penguatan aspek manajemen usaha dan pemasaran. Peserta dibekali pengetahuan mengenai penyusunan biaya produksi, penentuan harga jual, pencatatan keuangan sederhana, strategi branding produk, desain kemasan, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Selain itu, peserta juga didorong untuk membangun identitas usaha yang berkelanjutan melalui pembentukan UMKM Tim Produksi Mosaic sehingga produk yang dihasilkan memiliki peluang lebih besar untuk memasuki pasar yang lebih luas. Secara keseluruhan, pelatihan berlangsung dengan antusiasme yang tinggi. Seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan baik dan berhasil menghasilkan produk Acar Kolang kaling dan Kulit Jeruk Nambangan - CAH Madiun sesuai standar yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan usaha berbasis potensi lokal yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas daerah, penerapan prinsip zero waste dengan mengurangi limbah kulit jeruk melalui pemanfaatan sebagai bahan pangan, serta membuka peluang kewirausahaan dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat di Madiun.