Kenapa Standar Media Sosial Makin Lama Makin Nggak Masuk Akal...
Pernah gak sih, habis scroll TikTok lo tiba-tiba ngerasa hidup lo kurang? Liat anak umur 20-an bahkan 11 tahun udah punya bisnis miliaran, beli rumah, liburan ke Jepang, body goals tiap hari gym. Terus lo tutup TikTok, liat kosan 3x3 meter, liat tabungan, liat hubungan yang entah toxic atau udah jomblo bertahun-tahun. Sebenarnya kita yang gagal, atau standar di medsos aja yang udah nggak realistis? Di video ini gua bedah secara ilmiah kenapa kita suka banget ngebanding-bandingin diri, mulai dari Social Comparison Theory tahun 1954, riset di Majalengka dan Bekasi soal korelasi TikTok sama insecure-nya Gen Z, budaya gengsi di Indonesia, sampai kenapa algoritma sengaja bikin lo ngerasa kurang biar lo terus scroll. Gua juga kasih framework konkret buat keluar dari jebakan ini: environmental design, evaluasi diri 24 jam, downward comparison, sampai cara bikin standar hidup sendiri. Tonton sampai habis biar dapat keseluruhan insight-nya! Kalau lo mau connect atau follow lebih lanjut, cek Instagram gua di sini: @ghulamramadhan_ Gua Ghulam. Well, thanks.

Yang Susah Tidur, Nonton Ini!

ADA BATAS YANG TIDAK BISA DITEMBUS OLEH MESIN (AI)

Kenapa Standar SosMed Sangat Berbahaya?

71% Gen Z & Milenial Jomblo: BUKAN Gak Mau, Tapi GAK MAMPU

Luka Jepang Suka Indonesia, Satu Asia Dua Nasib Berbeda

DESAS DESUS JAMPIDSUS

Homoseksual dari Kacamata Psikologi: “Normal” atau Gangguan Jiwa?

7 Tanda Orang yang Kecanduan PMO

Kenapa Anak Orang Kaya Sering Bangkrut?

10 Tahun Tersasar Melawan Monster & Dewa! APA ITU ODYSSEY? Terbukti Secara Sains? | LearnByGoogling

MISTERI AIR BAH: Kenapa Banjir Besar Ada Di Seluruh Budaya Peradaban Manusia?

Ilusi VS Realita Dibalik Konten Sensual

Ada Apa Dengan Strategi Pidato Presiden Prabowo?!

At Night : Freakshow | !دخلت سيرك و لازم أتظاهر إني واحد من المسوخ

Wer mag Donald Trump noch?

7 Alasan Kenapa Chindo Lebih Kaya dari Pribumi

TikTok Sangat BERBAHAYA

China quietly saved the world last month

Your Brain Turns Off When You Say This

