Kisah Kekeramatan Syeikh As-Sayyid Mahfudz Somalangu Kebumen Jawa Tengah
#SejarahNusantara #KisahWaliyullah #JEJAKSejarah SUBSCRIBE GRATIS : / @jese26 Folow IG : https://www.instagram.com/mts_makarsa... Pertanyaan ini sering menjadi buah bibir dikalangan mantan anggota AOI, para santri dan Kyai serta pula beberapa tokoh masyarakat lainnya. Munculnya pertanyaan itu tak terlepas dari banyaknya kelebihan yang diberikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala kepada beliau dan sempat disaksikan oleh banyak kalangan. “Syaikh Mahfudz itu dzahib ilal ghabah” Kata KH Mufidz, Pengasuh Pondok Pesantren Pandanaran, Yogyakarta. KH ‘Ali Ma’shum, Krapyak pernah berkata, “Tidak ada seorang pun yang tau keberadaan Syaikh Mahfudz yang sebenarnya terkecuali hanya sedikit orang saja”. “Syaikh Mahfudz iku isih sugeng (Syaikh Mahfudz itu masih hidup). Koe golekono, insyaallah ketemu (Kamu carilah beliau, insyaallah dapat ketemu)” Begitu kata Al-‘Arif Billah Simbah KH Ahmad Abdul Haq, Watucongol, Muntilan pada ayah penulis (Sayyid Faukhan Fawaqi al-Hasani) suatu saat. Menurut beberapa saksi, secara lahiriah as-Syaikh as-Sayyid Mahfudz al-Jailani al-Hasani telah mengalami syahid di Gunung Selok, Cilacap. Tepatnya pada hari Selasa, 14 Dzulhijjah 1369 H atau 26 September 1950 sekitar pukul setengah empat sore WIB. Adapun sebab musabab yang mengantarkan pada kesyahidannya yaitu beliau terkena pecahan mortir di bagian punggung yang mengakibatkan adanya garis luka vertical sepanjang + 15 cm walau luka tersebut tidak sampai mengeluarkan darah (hanya ‘mbalur’, jw). Dalam peristiwa tersebut, bermula ketika as-Syaikh as-Sayyid Mahfudz al-Jailani al-Hasani tengah melaksanakan qadhil hajat, tiba–tiba dari jarak sekitar 10 m di belakang beliau, jatuh sebuah peluru mortir yang langsung meledak. Seorang santri khadam beliau bernama Qadim langsung syahid, sedang putera beliau yang masih berusia sekitar 13 tahun dan tengah berdiri disisi sampingnya terlempar sampai jarak kurang lebih 100 m. Secara selintas pandang, pada peristiwa ini as-Syaikh as-Sayyid Mahfudz al-Jailani al-Hasani tidak mengalami sebuah lukapun apalagi hal–hal yang membahayakan. Karena beliau masih tetap berada di tempat semula sampai dengan qadhil hajat-nya selesai. Putera beliau Sayyid Hanifuddin al-Jailani al-Hasani juga diberi selamat dalam peristiwa itu walau tubuhnya sempat terlontar jauh. Luka yang dialami oleh as-Syaikh as-Sayyid Mahfudz al-Jailani al-Hasani baru ketahuan ketika beliau selesai menunaikan qadhil hajat kemudian mengambil air wudhu. Saat itu beliau melukar kaos dalamnya dan orang yang berada didekatnya dapat melihat di punggung beliau ada luka vertical namun tidaklah sampai mengeluarkan darah. Hanya warna merah saja yang nampak menggaris di punggungnya. Tak ada seorang pun dari pengikut beliau yang mengira jika as-Syaikh as-Sayyid Mahfudz al-Jailani al-Hasani akan syahid waktu itu. Karena sesudah berwudhu, Syaikh as-Sayyid Mahfudz al-Jailani al-Hasani masih sempat memimpin shalat dzuhur berjama’ah. Beliau juga kemudian berkhutbah, dimana dalam isi khutbahnya, beliau menyatakan hendak “beristirahat” dan meminta pada para pengikutnya agar dimanapun kelak mereka berada untuk senantiasa berjuang mengupayakan ‘izzul islam wal muslimin. Selesai khutbah, as-Syaikh as-Sayyid Mahfudz al-Jailani al-Hasani lalu tiduran dengan bagian kepala beralaskan paha Kyai Lukman bin Ibrahim, Pengasuh Pesantren Lirap, Kebumen.

8 MAKAM WALI di KEBUMEN - Jawa Tengah

Sejarah AOI/AUI, Kesaksian Suhud Abdul Majid Mustajab

Kisah Masyayikh Al-Kahfi Somalangu beliau Sayyid Abdurrahman Al-Jailani Al-Hasani dan KH Dalhar

Biografi Lengkap Syekh Mahfudz At Tarmasi | Dikagumi Ulama India Karena Ilmunya

SITUS SEJARAH DI LAMONGAN | Ziarah Ke Sunan Drajad

Sunan Gunung Jati (Cirebon) Full Movie

ziaroh dan mengungkap sejarah MBAH SOMALANGU di gunung selok

Wayang santri Ki Enthus‼️Sejarah islam di tanah jawa

Ulama Kharismatik Mbah Nur Durya Bin Sayid Walangsanga Pemalang Jateng

Resistance of the Islamic Community Forces of Kebumen || KH Somalangu

MAU'IDZHOH HASANAH K.H. AFIFUDIN CHANIF AL-HASANI (AL-KAHFI SOMALANGU)

KISAH KAROMAH SYEKH ABDUL MALIK !! 3 TAHUN FANA DALAM DZIKIR

Makam Keramat Syeh Abdul Kahfi Awal, Wali Tertua di Kebumen @jagatkabumian7134

Sowan KH Afifudin Chanif Al-Hasani di Kebumen: Pesantren Somalangu Didirikan Ulama Yaman

7 Makam Wali Di Kabupaten Banyumas

WIRO SABLENG | MENGUNGKAP RAHASIA PENDEKAR KAPAK MAUT NAGA GENI DUA SATU DUA

Makam Syekh Mafud Abdurahman di bukit Selok / Srandil

VISIT TO THE TOMB OF AROENG BINANG I / JOKO SANGKRIB / KENTHOL SURAWIJAYA - KEBUMEN

KISAH SYEKH ABU MADYAN

