MAMIEK SLAMET — Album bersama ‘DE MEICY’ Band (1978)

MAMIEK SLAMET penyanyi lawas legendaris era 70an yang tenar lewat lagu : Liku-Liku Hidup ; Derita Tiada Akhir, dan Bunga dan Tangkainya. Lelaki asal Sidoarjo ini mencoba untuk menyanyikan lagu dengan genre yang berbeda dari biasanya. Lagu berjudul Kapankah Bertemu Lagi bergenre keroncong, serta lagu berjudul Lihat Dirimu Sendiri bergenre rock. Kehadiran MAMIEK SLAMET di industri musik Indonesia cukup mengejutkan. Di album debutnya tahun 1976, namanya langsung melejit. Penyanyi asal Sidoarjo Jawa Timur ini punya timbre suara yang sekilas mirip dengan suara MUS MULYADI. Terlebih album ini digarap oleh DE MEICY yang digawangi IS HARYANTO, sosok yang lekat dengan MUS MULYADI di kelompok FAVORITES GROUP. Seperti di lagu andalan LIKU LIKU HIDUP yang juga berhasil menjadi alltime hits, tidak sedikit yang mengira kalau sang empunya lagu adalah MUS MULYADI. Padahal sejak 1977 MAMIEK SLAMET mengisi vokal di Favorite Group beranggotakan A. Riyanto, Mus Mulyadi, Is Haryanto, Tommy W.S. Mereka terus berkarya hingga tahun 2000-an. Band yang menaungi Mamiek Slamet ini terakhir manggung 2011 dalam konser The Legend di Istora Senayan Jakarta. Band De MEICY adalah grup musik pengiring (band studio) legendaris asal Indonesia yang dibentuk pada era 1970-an di bawah naungan label Remaco. Band ini dibentuk oleh musisi dan penulis lagu ternama, Is Haryanto. Sepanjang dekade 1970-an, mereka banyak merilis album kolaborasi. Di antara penyanyi ternama yang pernah diiringi oleh De Meicy adalah Mamiek Slamet , Broery Pesulima, Ade Manuhutu, Arie Koesmiran, dan Santy Haryono. Selamat bernostalgia dan salam musik Indonesia 🎼🎹🎸🇮🇩🤟#manusiakamar #musikindonesia #kaset #kasetpita #rilisanfisik #albumfisik #albumlawas #lagunostalgiaindonesia #lagunostalgia #generasi90an #musikindo #tembangkenanganterpopuler #tembangkenanganindonesia #albummusik #tembangkenanganterbaik #musikpop #80an #nostalgia #kenangan #albummusik #albumlawas #lagupop #lagupopindonesia #lagupopuler #musik80an