Update Pohon Durian Setelah Di Beri Kompos Jerami

Fermentasi jerami padi sangat bermanfaat untuk tanaman durian karena berfungsi sebagai pupuk organik yang memperbaiki struktur tanah, menyediakan unsur hara makro dan mikro (seperti Kalium, Nitrogen, dan Fosfor), serta menjaga kelembapan di sekitar perakaran agar pohon tumbuh subur dan tahan penyakit. Berikut adalah manfaat spesifik dan cara kerjanya pada tanaman durian: Manfaat Utama Sumber Nutrisi Alami: Jerami yang difermentasi kaya akan kalium, yang sangat dibutuhkan durian untuk memperkuat batang, serta meningkatkan kualitas dan bobot buah. Memperbaiki Struktur Tanah: Proses fermentasi mengubah jerami menjadi kompos atau mulsa yang gembur, sehingga aerasi (sirkulasi udara) di dalam tanah menjadi lebih baik dan mencegah tanah menjadi terlalu padat. Aktivator Mikroorganisme: Jerami yang difermentasi (biasanya menggunakan bantuan mikroorganisme seperti EM4) menjadi rumah yang sangat baik bagi bakteri baik di dalam tanah. Ini membantu mengurai nutrisi agar lebih mudah diserap oleh akar durian. Menjaga Kelembapan dan Menekan Gulma: Bila ditebarkan sebagai mulsa di sekeliling tajuk pohon, jerami fermentasi menjaga kelembapan tanah selama musim kemarau dan menekan pertumbuhan rumput liar yang mengganggu nutrisi pohon. Cara Penggunaan untuk Durian Dibuat Kompos (Pupuk Dasar): Lakukan fermentasi jerami menggunakan tambahan dekomposer (seperti EM4) dan kotoran hewan. Setelah 2–3 minggu dan berubah warna menjadi cokelat kehitaman serta tidak berbau busuk, pupuk ini bisa ditaburkan di sekeliling tajuk tanaman. Dijadikan Mulsa Organik: Letakkan jerami fermentasi di atas permukaan tanah mengelilingi batang pohon. Pastikan jaraknya tidak terlalu mepet ke batang utama untuk mencegah jamur (Phytophthora). #manfaatjeramipadiuntukdurian#manfaatpermentasijeramipadiuntuktanamandurian#komposfermentasijeramipadiuntukdurian#pohonduriandurihitam#pohondurianmusangking#pohondurianbawor