Touring Tadabbur Alam, Taqarrub & Eratkan Ukhuwah | DKM Darul Abrol Bumi Resik Indah Tasikmalaya
#dkmdarulabror #masjid #coffeemorning #touring #tadabburalam #tabarruk #rancah #ciamis 28 Juni 2026 Pukul 03.00 dinihari Tepat sepertiga akhir malam … Langit masih gelap, fajar belum menunjukan ujudnya di ufuk timur. Udara masih dingin. Bintang masih kemerlip malu-malu. Namun di sinilah — di antara sunyi yang khusyuk — hati seorang muslim justru paling dekat dengan Tuhannya. Karena sesungguhnya, alam semesta ini adalah masjid terbesar yang pernah Allah ciptakan. Setiap lembah, setiap bukit, setiap hembusan angin — adalah ayat-ayat-Nya yang berbicara tanpa kata. Dan hari ini, sebuah perjalanan dimulai. Bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah perjalanan menuju hati yang lebih jernih, jiwa yang lebih tenang, dan iman yang lebih dalam. DKM Darul Abror — Dewan Kemakmuran Masjid yang berdiri di tengah Perumahan Bumi Resik Indah, Tasikmalaya — telah lama menjadikan ukhuwah dan syiar Islam sebagai nafas utama setiap kegiatannya. Salah satu ikhtiar yang telah menjadi tradisi indah di komunitas ini adalah Coffee Morning & Tausyah — sebuah ruang hangat yang digelar rutin setiap Minggu kedua dan keempat, ba’da Subuh, di lingkungan masjid. Di sana, secangkir kopi bertemu dengan untaian hikmah. Obrolan pagi bertemu dengan siraman rohani. Dan yang paling berharga — sesama jemaah bertemu dengan hati yang terbuka. Namun di awal tahun baru 1448 Hijriyah ini, DKM Darul Abror memutuskan untuk melangkah lebih jauh. Lebih tinggi. Lebih dekat dengan langit. Kegiatan Coffee Morning kali ini dikemas dalam format istimewa — sebuah Touring Tadabbur Alam. Perjalanan spiritual yang membawa jemaah menyatu dengan ciptaan Allah di alam terbuka. Rombongan jemaah DKM Darul Abror pun bergerak. Satu per satu, dengan semangat yang tak kalah hangat dari kopi yang akan mereka nikmati nanti. Tujuan mereka: Puncak Bangku — Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis. Sebuah nama yang sederhana, namun menyimpan keindahan yang luar biasa. Di sana, langit seolah lebih luas. Angin seolah lebih jujur. Dan pandangan mata bisa menjangkau hamparan hijau yang tak bertepi. Sepanjang perjalanan, konvoi ini bukan sekadar iring-iringan kendaraan. Ia adalah barisan orang-orang yang bergerak bersama menuju kebaikan. Sebuah pemandangan yang, dalam dirinya sendiri, sudah menjadi syiar yang nyata. Karena Rasulullah ﷺ pernah bersabda bahwa seseorang bersama orang yang dicintainya. Dan hari ini, mereka berjalan bersama — dalam satu niat, satu tujuan, satu ikatan: ukhuwah fillah. Ketika kaki akhirnya berpijak di Puncak Bangku… Kata-kata tiba-tiba terasa kurang. Karena ada sesuatu yang hanya bisa dirasakan — bukan dijelaskan. Hamparan pegunungan yang terbentang. Lembah-lembah yang masih diselimuti kabut tipis. Langit biru yang mulai merekah. Pohon-pohon yang berdiri tegak seolah sedang ruku’ dalam sujud panjang mereka kepada Sang Khalik. Di sinilah tafakur menemukan rumahnya yang paling alami. Tafakur — merenungi, memikirkan, menghayati — adalah ibadah yang sering terlupakan di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota. Namun Alquran menyebutnya berkali-kali sebagai tanda orang-orang yang berakal: ”…orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi…” (QS. Ali Imran: 191) Dan di puncak ini, ayat itu menjadi nyata. Bukan sekadar bacaan. Tapi pengalaman. Setiap lekukan bukit adalah tanda kebesaran-Nya. Setiap desiran angin adalah bisikan-Nya. Setiap warna langit yang berganti adalah lukisan-Nya yang tak pernah sama dua kali. Siapa yang mau membaca, akan menemukan bahwa alam adalah Al-Qur’an yang terhampar — dan kita, hari ini, sedang belajar membacanya. Selain tafakur, ada satu kata lagi yang menjadi ruh dari perjalanan ini: Taqarrub. Mendekatkan diri kepada Allah ﷻ. Dalam fiqih ruhani, taqarrub bukan hanya soal shalat dan puasa. Taqarrub adalah seluruh gerak hidup kita yang diarahkan kepada-Nya. Termasuk perjalanan ini. Termasuk duduk di puncak bukit sambil merasakan angin menyapu wajah, lalu hati bergumam: “Subhanallah… Maha Suci Engkau, ya Allah.” Imam Ghazali pernah mengingatkan bahwa hati yang sibuk dengan dunia sulit merasakan kehadiran Allah. Namun hati yang diajak ke alam terbuka — jauh dari gadget, jauh dari kebisingan, jauh dari kesibukan — seringkali justru menemukan kedekatan yang selama ini dicari. Di sinilah fungsi tadabbur alam sebagai terapi spiritual. Ia bukan pelarian dari ibadah. Ia adalah ibadah. Ia adalah cara Allah mengundang hamba-hamba-Nya untuk melihat, merasakan, dan akhirnya semakin yakin: “Rabbana maa khalaqta haadza baathila…” “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini dengan sia-sia…” Allahu Akbar. Laa haula wa laa quwwata illa billah. Dari Puncak Bangku, Rancah, Ciamis — bersama jemaah DKM Darul Abror Perumahan Bumi Resik Indah Tasikmalaya… Kami pulang. Dengan hati yang lebih kaya.

Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H / 2026 | YA MUSTAFA AL MUNIR | Hidupkan Cahaya dalam Hati

PASEBAN x FALSAFAH x RUMAJA

Surah Yasin (Yaseen) سورة يس | Relaxing heart touching voice | Zikrullah TV

Markus Krall: Oh man, Merz!😂 This completely moronic and malicious political caste will go down!

Jalur ini jarang direview. Riding Explore keindahan Sukawana,Parongpong.

Iran Has Places That Shouldn't Even Exist

SISA SUNDA PURBA : Menemukan Sunyi di Burangrang #part2

Serdar Gökalp - TAKSİT - Telefon Şakası (Yusuf Yılmazçelik)

Exploring the TINY Muslim Island with 9,000 Mosques

Fair-Talk eskaliert: „Sie haben Ihren Vertrag nicht eingehalten!“

Murottal Pagi Pembuka Rezeki | Surah Al Waqiah,Yasin,Ar Rahman,Al Mulk | murottal alquran merdu

Dokumentasi FGD Ciwaluh 6 Juni 2026

This Muslim family left London to live in A Muslim Island Lombok Indonesia 🇮🇩

IRAN: A Hidden World Beyond the Headlines | Travel Documentary

Nikmatnya..LIWET SUNDA DI SAUNG SUNGAI TENGAH HUTAN ‼️ Sambal Ijo, Tuum peda pete , lalapan mentah

DZIKIR PAGI SESUAI SUNNAH RASUL | ZIKIR PEMBUKA PINTU REZEKI | Dzikir Mustajab Pagi

Alle lachten über die 120-Kilo-Braut – bis ihre wahre Identität bekannt wurde.

From Head to Toe, Be Healed in Jesus’ Name Tonight | Healing Prayer Before Sleep

✨ Arabian Oud Music | Majestic Dome Ambience for Deep Relaxation - Vol. 03

