Film Pendek “SEPATU TUA DI UJUNG KAMPUNG” — Kisah Haru Anak Korban Bullying

“Sepatu Tua di Ujung Kampung” merupakan cerita original yang terinspirasi dari nuansa karya Pramoedya Ananta Toer, namun bukan adaptasi dari cerpen tertentu. 🎬 Film pendek ini menceritakan tentang kehidupan seorang siswa bernama Andi Subarkah yang harus bertahan hidup bersama ibunya di tengah keterbatasan ekonomi dan luka masa lalu. Sejak ayahnya pergi merantau dan tak pernah kembali, Barkah hanya memiliki satu peninggalan berharga—sepasang sepatu tua pemberian ayahnya. Namun di sekolah, sepatu itu justru menjadi bahan ejekan dan bullying dari teman-temannya. Hinaan demi hinaan terus diterima Barkah sejak SMP hingga SMA, terutama dari Ririn dan Immy yang sering merendahkan kondisi hidupnya. Di tengah semua luka itu, hanya Dini yang selalu ada menemani dan membela Barkah. Suatu hari, tindakan bullying yang dilakukan Ririn dan Immy berubah menjadi penyesalan besar ketika mereka akhirnya mengetahui arti sebenarnya dari sepatu tua milik Barkah dan perjuangan hidup yang selama ini ia sembunyikan. Film ini mengangkat tema tentang bullying, empati, persahabatan, dan pentingnya memahami kehidupan orang lain sebelum menghakimi mereka. “Kadang, hal yang terlihat biasa bagi kita… bisa menjadi hal paling berharga bagi orang lain.” ✨ Selamat menonton dan jangan lupa ambil pesan moralnya. Karena setiap orang punya cerita yang tidak selalu terlihat oleh mata. #smnsabantaeng #filmpendek #dramasosial #Bullying #SepauTuaDiUjungKampung #shortmovie #pesanmoral #persahabatan #filmsekolah #sulawesiselatan