MENGGILA DI MELBOURNE #01

Hi, Mate! How are you doing? Cie, udah kayak orang Aussie belom? šŸ˜‚šŸ¤£šŸ˜‚ Berhubung aku sering banget pakai 'men', Dennis suruh aku pakai 'mate' selama di Melbourne. Apa aku melakukannya? Tentu aja, iya... tapi keseringan gagal alias lupa. HAHAHA -------------- Trip ini beneran di luar rencana aku sama sekali. Semua ini terjadi berkat miles yang mau expired. Tapi... ternyata ada baiknya juga. Aku jadi tau banyak makanan enak selama di sana. Apalagi area CBD — terutama di laneways-nya. Suka banget! Berasa kayak pulang ke 'rumah'. Ngomongin rumah... aku pengin banget deh punya rumah dengan vibe ACMI museum. Haruskah aku apply kerja di ACMI? šŸ¤”šŸ’­ -------------- Beberapa hari terakhir, aku banyak merenung dan mencerna tentang sesuatu. (tapi gak bikin sampai overthinking atau sampai habisin energi) Kalian pernah gak ketemu orang yang: → gak pernah melihat kesalahannya sendiri → ikut campur urusan orang lain → mengakui dirinya lebih baik dari orang di sekitarnya Kalau pernah, apa yang kalian lakukan? Please, jangan tanya balik ke aku... karena aku speechless banget šŸ˜‚šŸ¤£šŸ˜‚ Ini reminder dan cermin juga untuk diriku. Jangan sampai aku melanggar batasan norma dan etika dalam bersosialisasi dengan manusia (meski aku alien) Ngerasa lebih baik dari orang lain, boleh banget. Tapi sampai merendahkan, menjelekkan, tanpa melihat kejelekannya sendiri — ini yang gak boleh. Kenapa? Karena kita masih tinggal di bumi. Itu artinya... gak ada kata sempurna untuk setiap makhluk yang masih tinggal di dalamnya. xoxo, RSW