Cak Godogan - Sekaa Cak Godogan Banjar Kawan Mas Ubud

Cak Godogan merupakan sebuah garapan seni yang berakar dari Drama Godogan yang berkembang di Banjar Kawan pada sekitar tahun 1980-an. Karya ini memadukan iringan Gong Kebyar dengan vokal para penari yang menirukan suara kodok di alam bebas, menciptakan harmoni bunyi yang unik, alami, dan penuh imajinasi. Pertunjukan ini dikemas dengan pendekatan pakem Cak (Kecak) klasik, namun diperkaya dengan eksplorasi suara-suara alam yang menghadirkan suasana hidup dan dinamis. Kisah yang diangkat berjudul “Godogan Tapa,” yang sarat akan pesan moral dan perjalanan spiritual. Cerita diawali dari sebuah momen sederhana: sekelompok masyarakat Banjar Kawan berteduh dari hujan di malam hari. Dalam keheningan, mereka mendengar suara kodok dan binatang lainnya yang bersahutan, seolah merayakan turunnya hujan. Dari pengalaman tersebut, lahirlah sebuah gagasan kreatif untuk merangkai suara alam menjadi bagian dari sebuah pertunjukan seni. Gagasan ini kemudian berkembang menjadi Cak Godogan sebagai bentuk pelestarian ide-ide kreatif para seniman terdahulu. Kisah berlanjut pada tokoh utama, seorang pangeran tampan yang mendapat kutukan dari para dewa akibat kesalahan di masa lalunya, hingga berubah wujud menjadi seekor kodok (godogan). Kutukan tersebut hanya dapat dilepaskan apabila ia mampu mengubah sifatnya, menjalani kehidupan dengan penuh kebajikan, serta menemukan jodohnya. Dalam perjalanan hidupnya, Godogan justru menunjukkan sifat yang luhur dan penuh kebaikan, bahkan melebihi manusia pada umumnya. Ketulusan inilah yang kemudian menarik perhatian seorang putri hingga jatuh hati kepadanya. Namun, hubungan tersebut tidak serta-merta diterima, melainkan memicu penolakan dan konflik dari berbagai pihak. Berbagai ancaman dan percobaan untuk mencelakakan Godogan pun terjadi, termasuk dari sosok duratmaka yang berusaha menghancurkan tempat tinggalnya. Namun, semua usaha tersebut tidak berhasil, karena kesucian hati dan kekuatan spiritual yang dimilikinya. Pada akhirnya, Godogan menyadari dan mengingat kembali janji para dewa. Ia pun menjalani tapa semadi dengan penuh ketulusan. Berkat kebajikan dan keteguhan hatinya, ia memperoleh anugerah dari Sang Hyang Pasupati, hingga akhirnya kembali ke wujud aslinya sebagai seorang pangeran yang tampan.

LIVE🔴 WAYANG PENYALONARANGAN DALANG VS RANGDA || KEDATUAN ALANG SANJA DESA BEBALANG BANGLI
▶︎

LIVE🔴 WAYANG PENYALONARANGAN DALANG VS RANGDA || KEDATUAN ALANG SANJA DESA BEBALANG BANGLI

Maestro “I Wayan Narta” Br. Babakan-Sukawati || Bharatayudha “Adipati Karna”
▶︎

Maestro “I Wayan Narta” Br. Babakan-Sukawati || Bharatayudha “Adipati Karna”

Kecak Dance Uluwatu Bali Full Performance
▶︎

Kecak Dance Uluwatu Bali Full Performance

The Chancellor of Hypocrisy: Merz dismantles himself on ZDF
▶︎

The Chancellor of Hypocrisy: Merz dismantles himself on ZDF

Kecak fire dance Uluwatu Bali, Indonesia || Sejal sonika || Indonesia // Nepali Jodi || @sejalsone
▶︎

Kecak fire dance Uluwatu Bali, Indonesia || Sejal sonika || Indonesia // Nepali Jodi || @sejalsone

CHOSEN ONE!! THEY'RE BEGGING HIM TO WARN YOU... BUT HE JUST GRINNED AND SAID "TOO LATE"
▶︎

CHOSEN ONE!! THEY'RE BEGGING HIM TO WARN YOU... BUT HE JUST GRINNED AND SAID "TOO LATE"

Photographers Who Became Friends With Wildlife in the Sweetest Way! 😍🐾
▶︎

Photographers Who Became Friends With Wildlife in the Sweetest Way! 😍🐾

The Most Powerful Frequency of God 1111Hz -  Receive immediate help from divine forces
▶︎

The Most Powerful Frequency of God 1111Hz - Receive immediate help from divine forces

TAKSU AGUNG VLOG #6 Latihan Balaganjur Karya Dek Po
▶︎

TAKSU AGUNG VLOG #6 Latihan Balaganjur Karya Dek Po

Prof. Richard Werner: The dollar remains strong – at our expense
▶︎

Prof. Richard Werner: The dollar remains strong – at our expense

Momen terbaik di Bali itu saat langit berubah oranye, siluet penari Kecak mulai bergerak
▶︎

Momen terbaik di Bali itu saat langit berubah oranye, siluet penari Kecak mulai bergerak

WAYANG KULIT CALONARANG | PERSATUAN PEDALANGAN INDONESIA (PEPADI) | DUTA KOTA DENPASAR | PKB 2022
▶︎

WAYANG KULIT CALONARANG | PERSATUAN PEDALANGAN INDONESIA (PEPADI) | DUTA KOTA DENPASAR | PKB 2022

Wayang Tantri - Ilen-Ilen Karya Pura Dalem Desa Adat Belega
▶︎

Wayang Tantri - Ilen-Ilen Karya Pura Dalem Desa Adat Belega

Jiang: 90% of Humanity Could Be Gone in 50 Years. What Could Cause It?
▶︎

Jiang: 90% of Humanity Could Be Gone in 50 Years. What Could Cause It?

Karang Awak Warisan Abadi by Clekontong Mas
▶︎

Karang Awak Warisan Abadi by Clekontong Mas

Balinese depiction of Ramayan | Theater
▶︎

Balinese depiction of Ramayan | Theater

De Uluwatu-tempel ligt op een klif ongeveer 30 meter boven de oceaan.
▶︎

De Uluwatu-tempel ligt op een klif ongeveer 30 meter boven de oceaan.

3 Juli 2026
▶︎

3 Juli 2026

CALONARANG PURA DALEM GEDE SAYAN BAGIAN 2 DENGAN JUDUL PAMASTUNING PRALAYA ING BUANA
▶︎

CALONARANG PURA DALEM GEDE SAYAN BAGIAN 2 DENGAN JUDUL PAMASTUNING PRALAYA ING BUANA

What Is Happening In Legian Bali Now..?? Surprised To See This Hotel..!!
▶︎

What Is Happening In Legian Bali Now..?? Surprised To See This Hotel..!!