WAKAPOLRES SBD TEMUI MAHASISWA GMNI DALAM AKSI DAMAI, 17 JUNI 2026

TAMBOLAKA – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sumba Barat Daya menggelar aksi damai bertema “Meneguh Kemanusiaan Melawan Ketimpangan dan Menuntut Keadilan di Bumi Wee Maringi, Pada Wee Malala” pada Rabu (17/6/2026). Massa aksi mendatangi Polres Sumba Barat Daya, Kantor DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, dan Kantor Bupati Sumba Barat Daya untuk menyampaikan aspirasi terkait penegakan hukum, perlindungan perempuan dan anak, kesejahteraan buruh, serta penanganan penambangan pasir ilegal. Di Polres Sumba Barat Daya, massa diterima oleh Wakapolres Kompol Marthinus Ardjon, S.H., dan Kasat Reskrim IPTU Yakobus Kokleo Sanam, S.H., yang menegaskan komitmen Polres dalam penegakan hukum, perlindungan perempuan dan anak, serta pemberantasan aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat. Selanjutnya, di Kantor DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, aspirasi mahasiswa diterima oleh Wakil Ketua DPRD Yusuf Bora yang menyatakan seluruh tuntutan akan menjadi bahan pembahasan dan pengawasan lebih lanjut. Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., saat menerima massa aksi di Kantor Bupati menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menangani persoalan penambangan pasir, perlindungan perempuan dan anak, serta peningkatan kesejahteraan buruh. Kegiatan aksi damai berakhir pada pukul 17.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan dari personel Polres Sumba Barat Daya.