Manang: Sang Penjaga Keseimbangan Alam, Leluhur, Sesama dan Sang Pencipta

Di tengah hutan Kalimantan, masyarakat Adat Dayak Iban Sebaruk Tanah Kedieh hidup berdampingan dengan alam. Bagi mereka, Manang memiliki peran penting sebagai penjaga keseimbangan antara manusia, alam, roh leluhur, dan Sang Pencipta. Sosok ini dipercaya mampu menyembuhkan penyakit, memimpin doa, serta menjaga harmoni antara dunia nyata dan dunia roh. Alam menjadi sumber pengetahuan sekaligus sahabat bagi seorang Manang; setiap akar, daun, dan aliran sungai dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan yang lahir dari keselarasan dengan alam. Lebih dari sekadar peran adat, menjadi Manang merupakan panggilan spiritual yang diwariskan turun-temurun. Melalui doa dan ritual, Manang memulihkan hubungan antara yang tampak dan yang tak terlihat, memastikan keseimbangan tetap terjaga. Dalam berbagai upacara adat, gotong royong warga, hingga ritual mayang pinang yang membuka jalan menuju dunia Sebayan, masyarakat Dayak Iban terus mempertahankan nilai-nilai leluhur yang mengajarkan hidup selaras dengan alam dan menjaga kedamaian semesta. Belian di Komunitas Adat Dayak Iban Sebaruk Tanah Kedieh di Kampung Sungai Sepan 22-24 Juni 2024, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia Dayakologi TV - kritis mencerahkan. Divisi Dokumentasi Publikasi dan Digital Institut Dayakologi #ceritarakyat #Kalimantan #borneo #refleksi #ceritarakyatnusantara #Sekolah #pendidikan #kalimantanbarat #indonesia #dongeng #folklore #urbanlegends #ceritapendek #masyarakatadat #penulis #tulisan #majalah #karyatulis #pedalaman #hutanhujantropis #eksploreindonesia #paruparudunia #masyarakathukumadat #sejarah #perjuangan #ikn YouTube:    / @dayakologitv7428   Web: http://kalimantanreview.com/ Facebook:   / dayakologitv   Instagram:   / dayakologitv   Twitter:   / dayakologitv   Tiktok:   / dayakologitv   Email: [email protected] Dukung kami dengan menonton, subscribe, like, comment, dan share. Terima kasih. Salam budaya!