🔴GENCATAN SENJATA BERAKHIR! TRUMP ANCAM SERANGAN DAHSYAT MALAM INI, IRAN SIAGA RESPONS

GENCATAN SENJATA BERAKHIR! TRUMP ANCAM SERANGAN DAHSYAT MALAM INI, IRAN SIAGA RESPONS Ketegangan di Timur Tengah kembali berada di titik nadir setelah kesepakatan gencatan senjata dinyatakan resmi berakhir. Menanggapi situasi yang memanas, Donald Trump mengancam akan meluncurkan serangan skala besar malam ini. Sementara pihak Iran menegaskan telah menyiagakan militer penuh untuk merespons setiap agresi. Mengutip Palestine Chronicle pada (9/7), ancaman Trump itu dilontarkannya dalam pernyataan terbarunya. Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan telah berakhir, karena pihak Iran disebutnya bertindak seolah-olah tidak ada perjanjian apa pun yang disepakati. “Saya rasa ini sudah berakhir,” katanya, seraya mengklaim bahwa “pihak Iran bertindak seolah-olah kita tidak menyepakati apa pun.” Ia bahkan menegaskan keengganannya untuk berurusan lagi dengan para pemimpin Iran. Seraya melontarkan kecaman keras dengan menyebut mereka sebagai kelompok yang tidak bermoral dan mengalami gangguan jiwa. “Saya tidak mau berurusan dengan mereka lagi. Mereka sampah masyarakat. Mereka orang sakit jiwa, dan dipimpin oleh orang-orang sakit jiwa,” kata Trump. Lebih lanjut, Trump mengancam akan meluncurkan serangan besar-besaran terhadap Iran. Menegaskan bahwa ada kemungkinan serangan "sangat tinggi" akan terjadi. Bahkan bisa saja, serangan baru dari militer Amerika Serikat (AS) ini akan terjadi "malam ini" juga. Seraya menekankan bahwa ancaman itu dilontarkan hanya sebagai peringatan singkat sebelum aksi militer dimulai. “Kami akan menyerang mereka dengan keras malam ini, dan kita akan lihat bagaimana hasilnya,” katanya, seraya menambahkan bahwa Washington hanya akan memberikan peringatan singkat sebelum melancarkan serangan apa pun. Trump pun menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah membiarkan Teheran memiliki senjata nuklir. Meskipun, ia mengeklaim bahwa langkah ini bukan bertujuan untuk melakukan perubahan rezim di Iran. "Amerika Serikat tidak akan membiarkan Teheran memiliki senjata nuklir," sambil mengklaim bahwa masalah ini "bukan tentang perubahan rezim." Lebih dari itu, Donald Trump turut mengancam akan memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran. Sembari meragukan efektivitas dan daya tahan kesepakatan apa pun di masa mendatang. Ia pun menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan untuk menargetkan fasilitas vital seperti jaringan listrik dan pasokan air Iran jika situasi mendesak. Meskipun ia tetap masih berharap tindakan ekstrem tersebut tidak harus terjadi. Di sisi lain, Trump mengaku telah menginstruksikan pasukannya agar tidak menyasar jalur pipa minyak di Pulau Kharg. Namun, ia tetap melayangkan peringatan keras bahwa serangan susulan bisa saja diluncurkan malam ini. Selain itu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, ia juga mengumumkan rencana pengerahan kapal penyapu ranjau oleh negara-negara anggota NATO ke wilayah tersebut. Sementara itu di satu sisi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menolak pernyataan Trump. Mengatakan bahwa Teheran tidak akan membalas penghinaan dengan cara yang sama. Araghchi menyatakan bahwa pihaknya tidak membalas kekasaran dengan kekasaran, melainkan dengan tindakan nyata yang penuh keberanian dan tanpa rasa takut. “Kami tidak membalas kekasaran dengan kekasaran, tetapi dengan tindakan: tanpa rasa takut dan dengan keberanian yang besar,” kata Araghchi. Pihaknya pun menyatakan bahwa mereka telah membidik sejumlah situs militer Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait. Langkah ini diambil Teheran sebagai aksi balasan setelah Washington mengumumkan telah menggempur lebih dari 80 target di wilayah Iran sebelumnya. Sebatas informasi saja, saling klaim dan ketegangan ini memuncak pascaserangan udara AS ke wilayah Iran bagian selatan. AS berdalih bahwa operasi militer tersebut merupakan respons atas tuduhan keterlibatan Iran dalam serangan terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz sebelumnya. (Tribun-Video.com) ▶️Gencatan Senjata Berakhir! Trump Ancam Serangan Tinggi Bisa Terjadi Malam Ini, Iran Siapkan Respons ▶️Trump Ngamuk Hina Pemimpin Iran, Sebut Orang Gila usai AS Gempur 80 Target, Tolak Negosiasi Lagi ▶️Usai AS Gempur Iran, Sirene Perang Menggema di Bahrain dan Kuwait, Rudal Balasan Diluncurkan #gencatansenjataberakhir #trumpancamserangan #iransiaga #malamini #donaldtrump #iran #amerikaserikat #militer #konflik #perang #timurtengah #geopolitik #beritainternasional #updateberita #infoperang #tribunbatamid Editor Video: Bregas Uploader: SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update info terkini via tribunbatam.id : http://tribunbatam.id/ Follow akun Instagram :   / tribunbatamdotcom   Follow akun Twitter :   / tribunbatamku   Follow dan like fanpage Facebook :   / redaksitribunbatam  

Trump Sebut Gencatan Senjata Berhenti, AS Bombardir Iran Habis-Habisan! | AKIM tvOne
▶︎

Trump Sebut Gencatan Senjata Berhenti, AS Bombardir Iran Habis-Habisan! | AKIM tvOne

🔴PASUKAN LAUT & UDARA IRGC HANTAM RUDAL-DRONE KE TARGET AS, HAMPIR 100 FASILITAS VITAL HANCUR
▶︎

🔴PASUKAN LAUT & UDARA IRGC HANTAM RUDAL-DRONE KE TARGET AS, HAMPIR 100 FASILITAS VITAL HANCUR

Iran Tunjukkan Kuasa: Balas Cepat Bungkam Doktrin Udara AS, Washington Gagal Pahami Lawan
▶︎

Iran Tunjukkan Kuasa: Balas Cepat Bungkam Doktrin Udara AS, Washington Gagal Pahami Lawan

BREAKING NEWS - Penghormatan Terakhir Ali Khamenei, Dimakamkan di Kota Kelahirannya
▶︎

BREAKING NEWS - Penghormatan Terakhir Ali Khamenei, Dimakamkan di Kota Kelahirannya

This man built a massive log cabin in the forest with his own hands in just one year! @bjornbrenton
▶︎

This man built a massive log cabin in the forest with his own hands in just one year! @bjornbrenton

Perang AS vs Iran Pecah Lagi, Ekonomi AS Berada Di Ujung Tanduk | OneNews Update
▶︎

Perang AS vs Iran Pecah Lagi, Ekonomi AS Berada Di Ujung Tanduk | OneNews Update

TOP ISSUE - TRUMP ANCAM HABISI PELAYAT KHAMENEI
▶︎

TOP ISSUE - TRUMP ANCAM HABISI PELAYAT KHAMENEI

🔵IRAN GEMPUR PULUHAN BASIS MILITER AS di Bahrain dan Kuwait, Balas Serangan Washington
▶︎

🔵IRAN GEMPUR PULUHAN BASIS MILITER AS di Bahrain dan Kuwait, Balas Serangan Washington

BREAKING NEWS - Signals of an Iran vs. US-Israel Ground War Strengthen
▶︎

BREAKING NEWS - Signals of an Iran vs. US-Israel Ground War Strengthen

Pengamat: 15 Ribu Tentara Amerika Bisa T3w4s & 3 Triliun Dollar Habis Untuk Biaya Perang | #SPEAKUP
▶︎

Pengamat: 15 Ribu Tentara Amerika Bisa T3w4s & 3 Triliun Dollar Habis Untuk Biaya Perang | #SPEAKUP

African Savannah | From Deserts to Grasslands | FULL EPISODE | Wildlife Documentary
▶︎

African Savannah | From Deserts to Grasslands | FULL EPISODE | Wildlife Documentary

Hujan Rudal Iran Hantam Pangkalan Amerika, Pasukan AS Kocar-kacir! | Sindo Prime | 01/04 Part 01
▶︎

Hujan Rudal Iran Hantam Pangkalan Amerika, Pasukan AS Kocar-kacir! | Sindo Prime | 01/04 Part 01

Iran Vs. U.S. Erupts Again: Trump's "Transactional" Mentality Rejected by Tehran, Washington Chok...
▶︎

Iran Vs. U.S. Erupts Again: Trump's "Transactional" Mentality Rejected by Tehran, Washington Chok...

🔴RESPONS KERAS IRAN USAI AS BATALKAN GENCATAN SENJATA, BALAS SERANGAN & INCAR NYAWA TRUMP
▶︎

🔴RESPONS KERAS IRAN USAI AS BATALKAN GENCATAN SENJATA, BALAS SERANGAN & INCAR NYAWA TRUMP

Escalating US-Iran strikes cast doubt on interim deal to end war
▶︎

Escalating US-Iran strikes cast doubt on interim deal to end war

🔵Respons Keras Iran usai AS Batalkan Gencatan Senjata, Balas Serangan Mematikan & Incar Nyawa Trump
▶︎

🔵Respons Keras Iran usai AS Batalkan Gencatan Senjata, Balas Serangan Mematikan & Incar Nyawa Trump

IT’S OVER: US, Iran trade heavy strikes
▶︎

IT’S OVER: US, Iran trade heavy strikes

🔴ITALIA BANTU IRAN SAAT DIGEMPUR AS 2 HARI BERTURUT-TURUT, OGAH DUKUNG TRUMP SERANG TEHERAN
▶︎

🔴ITALIA BANTU IRAN SAAT DIGEMPUR AS 2 HARI BERTURUT-TURUT, OGAH DUKUNG TRUMP SERANG TEHERAN

Trita Parsi On EXACTLY What Went Wrong W/ Iran Negotiations
▶︎

Trita Parsi On EXACTLY What Went Wrong W/ Iran Negotiations

🔴GENCATAN SENJATA BERAKHIR! Trump Ancam Serangan Tinggi Bisa Terjadi Malam Ini, Iran Siapkan Respons
▶︎

🔴GENCATAN SENJATA BERAKHIR! Trump Ancam Serangan Tinggi Bisa Terjadi Malam Ini, Iran Siapkan Respons