Meninjau Situs Kerajaan Kendan Di Desa Nagreg Kendan

Wabup Bandung ‪@SahrulGunawanTV‬ di dampingi dua kepala Desa , kepala Desa Nagreg dan Kepala Ngreg Kendan meninjau Situs Kerajaan Kendan yang ada di daerah Citaman. Yang rencananya akan dijadikan destinasi wisata yang akan dikelola oleh Bumdes yang melibatkan seluruh Pengurus RW yang ada dilingkungan situs tersebut. Saksikan penelusuran dan obrolannya bersama kepala desa dan juru kunci situs kerajaan kendan tersebut. #situskuno #sejarah Kerajaan Kendan adalah sebuah pusat kerajaan yang pernah berdiri di Tatar Sunda dari abad ke-6 sampai abad ke-7 masehi. Pusat kerajaannya saat ini berada di wilayah administratif Desa Nagreg Kendan dan Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung. Resi Maha Guru Manikmaya, Raja Pertama Kendan Sang Resiguru Manikmaya datang dari Jawa Timur. Ia berasal dari keluarga Calankayana, India Selatan. Sebelumnya, ia telah mengembara, mengunjungi beberapa negara, seperti: Gaudi (Benggala), Mahasin (Singapura), Sumatra, Nusa Sapi (Ghohnusa) atau Pulau Bali, Syangka, Yawana, Cina, dan lain-lain. Resiguru Manikmaya menikah dengan Tirtakancana, putri Maharaja Suryawarman, penguasa ke-7 Tarumanagara (535-561 M). Oleh karena itu, ia dihadiahi daerah Kendan (suatu wilayah perbukitan Nagreg di Kabupaten Bandung), lengkap dengan rakyat dan tentaranya. Resiguru Manikmaya, dinobatkan menjadi seorang Rajaresi di daerah Kendan. Sang Maharaja Suryawarman, menganugerahkan perlengkapan kerajaan berupa mahkota Raja dan mahkota Permaisuri. Semua raja daerah Tarumanagara, oleh Sang Maharaja Suryawarman, diberi tahu dengan surat. Isinya, keberadaan Rajaresi Manikmaya di Kendan, harus diterima dengan baik. Sebab, ia menantu Sang Maharaja, dan mesti dijadikan sahabat. Terlebih, Sang Resiguru Kendan itu, seorang Brahmana ulung, yang telah banyak berjasa terhadap agama. Siapa pun yang berani menolak Rajaresiguru Kendan, akan dijatuhi hukuman mati dan kerajaannya akan dihapuskan. Penerus tahta Kerajaan Kendan Dari perkawinannya dengan Tirtakancana, Sang Resiguru Manikmaya Raja Kendan, memperoleh keturunan beberapa orang putra dan putri. Salah seorang di antaranya bernama Rajaputera Suraliman. Dalam usia 20 tahun, Sang Suraliman dikenal tampan dan mahir ilmu perang. Sehingga, ia diangkat menjadi Senapati Kendan, kemudian diangkat pula menjadi Panglima Balatentara (Baladika) Tarumanagara. Resiguru Manikmaya memerintah di Kerajaan Kendan selama 32 tahun (536-568 Masehi). Setelah resiguru wafat, Sang Baladika Suraliman menjadi raja menggantikan ayahnya di Kendan. Penobatan Rajaputra Suraliman, berlangsung pada tanggal 12 bagian gelap bulan Asuji tahun 490 Saka (tanggal 5 Oktober 568 M.). Sang Suraliman terkenal selalu unggul dalam perang. Dalam perkawinannya dengan putri Bakulapura (Kutai, Kalimantan), yaitu keturunan Kudungga yang bernama Dewi Mutyasari, Sang Suraliman mempunyai seorang putra dan seorang putri. Anak sulungnya yang laki-laki diberi nama Sang Kandiawan. Adiknya diberi nama Sang Kandiawati. Sang Kandiawan, disebut juga Rajaresi Dewaraja atau Sang Layuwatang. Sedangkan Sang Kandiawati, bersuamikan seorang saudagar dari Pulau Sumatra, tinggal bersama suaminya. Sang Suraliman, menjadi raja Kendan selama 29 tahun (tahun 568-597 M). Kemudian ia digantikan oleh Sang Kandiawan yang ketika itu telah menjadi raja daerah di Medang Jati atau Medang Gana. Oleh karena itu, Sang Kandiawan diberi gelar Rahiyangta ri Medang Jati. Setelah Sang Kandiawan menggantikan ayahnya menjadi penguasa Kendan, ia tidak berkedudukan di Kendan, melainkan di Medang Jati (Kemungkinan di Cangkuang, Bandung). Penyebabnya adalah karena Sang Kandiawan pemeluk agama Hindu Wisnu. Sedangkan wilayah Kendan, pemeluk agama Hindu Siwa. Boleh jadi, temuan fondasi candi Bojong Menje oleh Balai Arkeologi Bandung, terkait dengan keagamaan masa silam Kendan. Sebagai penguasa Kendan ketiga, Sang Kandiawan bergelar Rajaresi Dewaraja. Ia punya lima putra, masing-masing bernama Mangukuhan, Karungkalah, Katungmaralah, Sandanggreba, dan Wretikandayun. Kelima putranya, masing-masing menjadi raja daerah di Kulikuli, Surawulan, Peles Awi, Rawung Langit, dan Menir. Kemungkinan, lokasi kerajaan bawahan Kendan tersebut berada di sekitar Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut.

PROFIL DESA NAGREG KENDAN
▶︎

PROFIL DESA NAGREG KENDAN

Festival Karnaval Kreatif Se-Desa Nagreg Kendan #karnaval
▶︎

Festival Karnaval Kreatif Se-Desa Nagreg Kendan #karnaval

Jonggol - Merawat Ingatan Sejarah
▶︎

Jonggol - Merawat Ingatan Sejarah

LEUWEUNG SANCANG!!! HUTAN PALING ANGKER Tapi Menyimpan Keindahan Yang Luar Biasa #AdrasaID #Sancang
▶︎

LEUWEUNG SANCANG!!! HUTAN PALING ANGKER Tapi Menyimpan Keindahan Yang Luar Biasa #AdrasaID #Sancang

Budidaya Bibit Kentang Dilahan Terbatas Yang Menggiurkan
▶︎

Budidaya Bibit Kentang Dilahan Terbatas Yang Menggiurkan

VIDEO DOKUMENTER-BAKTI SOSIAL HIMATA 2026
▶︎

VIDEO DOKUMENTER-BAKTI SOSIAL HIMATA 2026

Nekat! Cowok Korea Sendirian ke Suku Baduy, Kaget Saat Dihadang Aturan Ini..
▶︎

Nekat! Cowok Korea Sendirian ke Suku Baduy, Kaget Saat Dihadang Aturan Ini..

Menegangkan‼️Ricuh Saat Pembongkaran Rest Area Puncak Pass Cianjur Hari Ini
▶︎

Menegangkan‼️Ricuh Saat Pembongkaran Rest Area Puncak Pass Cianjur Hari Ini

Rumah Subsidi Bisa Jadi Secakep Ini
▶︎

Rumah Subsidi Bisa Jadi Secakep Ini

Kembali Ke Desa ! Bertemu Para Petani Mengeluh Harga Sayuran
▶︎

Kembali Ke Desa ! Bertemu Para Petani Mengeluh Harga Sayuran

17 Agustus Kian Dekat, Istana Wapres IKN Sudah Siap Dihuni
▶︎

17 Agustus Kian Dekat, Istana Wapres IKN Sudah Siap Dihuni

KETAHUI.! CIRI CIRI SUNGAI MENGANDUNG EMAS DAN YANG TIDAK MENGANDUNG EMAS DI ALIRAN SUNGAI YANG SAMA
▶︎

KETAHUI.! CIRI CIRI SUNGAI MENGANDUNG EMAS DAN YANG TIDAK MENGANDUNG EMAS DI ALIRAN SUNGAI YANG SAMA

SIAPA SEBENARNYA NYI SUBANG LARANG ?? HUBUNGAN SUNDA DAN MAJAPAHIT
▶︎

SIAPA SEBENARNYA NYI SUBANG LARANG ?? HUBUNGAN SUNDA DAN MAJAPAHIT

Jadi Instruktur Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus 2023 - DAlam Rangka HUT RI Ke 78
▶︎

Jadi Instruktur Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus 2023 - DAlam Rangka HUT RI Ke 78

Menjelajahi Keindahan Desa Wisata Cibuluh, Surga Tersembunyi di Subang 🍃🌾⛅️
▶︎

Menjelajahi Keindahan Desa Wisata Cibuluh, Surga Tersembunyi di Subang 🍃🌾⛅️

BELUM ADA YANG TAHU! || Beginilah Proses Pembuatan Jembatan Bambu di Baduy Pedalaman
▶︎

BELUM ADA YANG TAHU! || Beginilah Proses Pembuatan Jembatan Bambu di Baduy Pedalaman

🔴 FULL - Sambutan Gubernur DedI Mulyadi pada Peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186
▶︎

🔴 FULL - Sambutan Gubernur DedI Mulyadi pada Peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186

Ketika Master Muay Thai Vs Master Karate & Taekwondo (Awal Kejayaan Muay Thai)
▶︎

Ketika Master Muay Thai Vs Master Karate & Taekwondo (Awal Kejayaan Muay Thai)

BENTENG PERTAHANAN BELANDA NAGREG / GEDONG PETENG NAGREG Part1 'ASET BERSEJARAH TERKUBUR DISINI!!!'
▶︎

BENTENG PERTAHANAN BELANDA NAGREG / GEDONG PETENG NAGREG Part1 'ASET BERSEJARAH TERKUBUR DISINI!!!'

Sejarah Kerajaan Salakanagara : leluhur kerajaan Sunda
▶︎

Sejarah Kerajaan Salakanagara : leluhur kerajaan Sunda