(NO.20) TARI DEWI SARTIKA UPI KAMPUS TASIKMALAYA FTTPMN 2021
SINOPSIS Nama lengkap Dewi Sartika ialah Raden Ayu Dewi Sartika. Raden Ayu Dewi Sartika lahir di Cicalengka, Jawa Barat. Beliau lahir tanggal 4 Desember 1884. Ayahnya seorang patih di Bandung dan bernama Raden Somanagara. Ibunya bernama Raden Ayu Permanas. Dewi bersekolah sampai sekolah dasar. Banyak teman sebayanya tidak bersekolah. Teman-temannya tidak bisa membaca dan menulis. Dewi Sartika melihat keadaan buruk teman-temannya. Sepulang sekolah beliau mengumpulkan teman-temannya. Mereka bermain sekolah-sekolahan. Dewi Sartika menjadi gurunya. Murid-murid diajari berhitung, membaca, menulis, menyulam, memasak, dan membatik. Banyak kaum wanita ingin belajar di sekolah itu. Tahun 1910 Sekolah Istri berubah nama menjadi Sekolah Keutamaan Istri. Perang Dunia I pecah. Perang Dunia berakibat buruk. Harga barang-barang naik. Penduduk menghadapi berbagai kesulitan. Sekolah Keutamaan Istri juga menghadapi kesulitan. Dewi Sartika bekerja keras tanpa putus asa agar Sekolah Keutamaan Istri baik-baik saja tanpa adanya kesulitan. Tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka. Namun, Belanda masih menanamkan kekuasaan. Pertempuran sengit masih terjadi. Dewi Sartika bersemangat membela Negara. Beliau turut bergerilya bersama pejuang. Dewi Sartika pahlawan bangsa. Beliau gugur tanggal 11 September 1947. Nama beliau selalu dikenang berkat jasanya. Beliau memajukan kaum wanita. Kaum wanita memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan. Salah satu hasil dari pendidikan ini adalah adanya pandangan yang baru di kalangan terpelajar tentang wanita. Mereka melihat, bahwa pendidikan merupakan alat penting untuk memajukan masyarakat dan salah satu syarat penting untuk meningkatkan kesejahteraan umum adalah meningkatkan derajat wanita untuk mencapainya harus diberi kesempatan memperoleh pendidikan. Dewi Sartika berpendapat sebagai berikut: "Apa yang dibutuhkan pada umumnya untuk meningkatkan moril dan intelektuil wanita pribumi? Menurut pendapat saya yang sederhana wanita dalam hal ini tidak berbeda banyak dari kaum laki-laki. Dia juga untuk pendidikan yang baik harus disekolahkan dengan baik pula. Pengembangan pengetahuan akan berpengaruh terhadap moral wanita pribumi." Maka perjuangan Dewi Sartika dalam usaha memberikan pendidikan kepada anak-anak gadis mempunyai tempat yang tersendiri dalam masyarakat sekitar yang sedang mengalami perubahan. Sebagai anak priyayi yang terdidik ia mengamati dan melihat kedudukan kaumnya sedang merosot, ia menghendaki agar arus perubahan itu mengalir ke arah kaum sejenisnya, sehingga terjadi juga perubahan-perubahan dalam masyarakat wanita yang menuju ke arah perbaikan. Referensi: Wiriatmadja, R. (2009). Dewi Sartika. DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DIREKTORAT JENDERAL SEJARAH DAN PURBAKALA DIREKTORAT NILAI SEJARAH.

(NO.16) TARI SI TUAN JINGGA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA FTTPMN 2021

Pasanggiri Jaipong (Gandrung) // Galura Kencana // Lomba Pasanggiri

JOKOWI & PRABOWO'S SECRETS FINALLY REVEALED | Mahfud MD & Rocky Gerung Lay Out the Facts

Tari Jaipongan - Payung geulis Sukapura - Mayang Binangkit

Juara Terbaik 3 - Tari Gandrung Marsan - Anidini Nur Salsabillah STCA

JAIPONGAN SEUNGGAH-Ibu Karmilah (Pimpinan Sanggar Mojang Priangan Garut)

UKK Mandiri Seni Karawitan SMK N 1 Kawali || Kelompok Degung

Heard Of The Cranberries? You Haven’t Heard “Zombie” Like THIS!

kalakay murag - neng siti zahra juara 1 pasanggiri jaipong ramayana #galurakencana

Tari Jaipong Nyi Ronggeng || Teater Jagat SMAN 1 Kawali

Pasanggiri jaipong Langit Biru @Ramayana Mall Garut Jawa Barat @Galura kencana Garut

HARI TARI DUNIA 2024 | UKM KKM TARI UNESA

Tarian Bajidor Kahot | SMAN 14 Garut

(NO. 21) TARI NAMPENI PADI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA FTTPMN UNESA 2021

warak satya@ghifari arizal aripin

CIAMIS CREATIVE FESTIVAL 2023 | KEYLA CANTIKA JAIPONGAN CIUNGWANARA | KEYLA NADA DWIARTA PRODUCTION

Juara 1, Gandrung Marsan

GalaXII 2022 - Tari kreasi kalang Sunda - SMA NEGERI 1 SINGAPARNA #GalaXIITari2022

Tari Leungiteun - Seni Tari SMPN 46 Bandung (Mahir) | Koreo hanya untuk sekolah yang dilatih

