Tiga Genre Tari Tradisional Bali - Tari Wali - SANGHYANG DEDARI

Tiga Genre Tari Tradisional Bali yakni Tari Wali, Tari Bebali dan Tari Balih-balihan telah ditetapkan sebagai Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity, atau Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada sidang ke-10 UNESCO bertempat di Windhoek, Namibia pada tahun 2015. Kali ini BPNB Provinsi Bali bersama Prof.I Wayan Dibia. S. ST., MA. akan mengajak #SemetonBudaya untuk lebih mengenal salah satu genre tari wali, yakni Sanghyang. Sanghyang merupakan salah satu bentuk tari yang bersifat religius dan secara khusus berfungsi untuk mengusir roh jahat yang mengganggu kerukunan umat manusia dalam bentuk wabah penyakit. Salah satu jenis Sanghyang yaitu Sanghyang Dedari. Tarian ini tidak diadakan sekadar sebagai sebuah tontonan. Sanghyang Dedari ini merupakan tari kerauhan (kerasukan) oleh Hyang, roh bidadari kahyangan. Tari ini adalah warisan budaya Pra- Hindu yang dibawakan oleh penari putri maupun putra dengan iringan paduan suara yang menyanyikan tembang-tembang pemujaan (Gending Sanghyang).