14.934 Jemaah Haji Indonesia Dipulangkan

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, terus berlangsung. Meski sempat ditemukan sejumlah kendala, secara umum proses pemulangan berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 14.934 jemaah haji atau sekitar 72 persen dari total 38 kelompok terbang telah diterbangkan kembali ke Indonesia. Sejauh ini, proses kepulangan berlangsung tanpa hambatan berarti. Namun demikian, beberapa jemaah sempat mengalami keterlambatan penerbangan. Salah satu kasus terjadi pada jemaah asal Banten yang tergabung dalam Kloter 2. Mereka mengalami penundaan penerbangan lebih dari lima jam pada Selasa malam waktu Arab Saudi saat hendak bertolak menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Daniel Anzar Simanjuntak, meminta maskapai penerbangan memberikan kompensasi kepada para jemaah yang terdampak keterlambatan. Menurutnya, kompensasi dapat berupa penyediaan makanan, minuman, maupun fasilitas lain yang dapat menjaga kenyamanan jemaah selama menunggu keberangkatan. Ia juga mengingatkan pihak maskapai agar lebih memperhatikan ketepatan jadwal penerbangan sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang. Pemerintah menegaskan bahwa kenyamanan dan keselamatan jemaah selama proses pemulangan tetap menjadi prioritas utama. Sementara itu, pemulangan jemaah haji gelombang pertama dijadwalkan berlangsung hingga 17 Juni 2026. Adapun jemaah haji gelombang kedua akan mulai bergerak dari Makkah menuju Madinah pada 7 Juni 2026 sebelum nantinya dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Madinah.