BERANI BEDA! PETANI INI TANAM 50 HEKTAR “EMAS BIRU” PEWARNA KAIN ALAMI RAMAH LINGKUNGAN

Pak Fatah Ipung petani yang mengembangkan tanaman Strobilanthes untuk diambil pigmennya sebagai pewarna alami kain dan benang yang ramah lingkungan. Awalnya pak Fatah memproduksi gagang sekop di Ngadirejo, Temanggung, yang menjadi tempat berkumpul dan mengobrol bersama teman-teman muda. Dari obrolan itu pak Fatah pertama kali mendengar cerita tentang tanaman indigo, yang ternyata tanaman penghasil warna biru, hingga akhirnya pak Fatah mulai mencari dan mempelajari tanamannya. Pak Fatah awalnya menanam Indigofera tinctoria yang berdaun kecil dan mencoba menanamnya selama kurang lebih satu tahun. Selama proses produksi, pak Fatah melihat bahwa tanaman yang mengeluarkan warna biru bukan hanya Indigofera tinctoria atau Indigofera erecta, melainkan ada jenis lain yaitu Strobilanthes cusia. Karena waktu itu tanaman ini belum ada di Jawa, pak Fatah tertarik mempelajari karakternya untuk dikembangkan, dan akhirnya menemukan tempat yang sangat cocok di daerah Wonoboyo, Kabupaten Temanggung. Pigmen warna biru yang diambil dari tanaman ini menjadi pewarna alami yang ramah lingkungan untuk benang, kain, tegel, hingga sabun mandi. Kelebihan warnanya adalah biru yang dihasilkan lebih kuat, sehat untuk kulit, dan jika cara pemakaiannya benar. Pewarna biru ini banyak dipakai oleh pembatik, pengrajin sasirangan di Kalimantan, serta penenun dari Lombok, Tapanuli, Medan, Palembang, serta dikolaborasikan dengan Sekar Kawung untuk serat kapas, Rabersa Wonosobo untuk serat rami, dan kraft denim. Proses budidaya dari menanam sampai panen pertama memakan waktu kurang lebih 5 sampai 6 bulan, dan setelah panen pertama itu tanaman bisa dipangkas kembali setiap 3 sampai 4 bulan. Saat panen, bagian pucuk dipangkas sepanjang 30 sampai 40 sentimeter dengan menyisakan satu jengkal di bagian bawah agar nanti tumbuh tunas baru untuk seterusnya. Proses produksinya sendiri sangat sederhana tetapi memakan waktu kurang lebih satu minggu. Daun hasil panen dibawa ke tempat produksi lalu direndam di dalam air untuk difermentasi selama 3 hari, kemudian air pigmennya diambil untuk dikebur atau diaerasi dengan campuran sedikit kapur sambil diaduk menggunakan oksigen selama 2 jam, lalu dibiarkan mengendap semalam untuk diambil endapannya. Pak Fatah sudah mengerjakan usaha ini selama kurang lebih 8 tahun dengan melewati proses jatuh bangun dan sejak awal tidak menghitung untung rugi ke depan karena Pak Fatah mengerjakan apa yang dicintai, sehingga waktu satu atau dua tahun berjalan tanpa terasa karena dijalani dengan senang. Dedikasi ini membawa Pak Fatah menerima penghargaan Kalpataru dan yang terakhir adalah ASEPI go green.

Pour cement into a Egg Tray and see what most people don't even imagine happens! Creation Daily
▶︎

Pour cement into a Egg Tray and see what most people don't even imagine happens! Creation Daily

How Arab football got so good, so fast
▶︎

How Arab football got so good, so fast

TANAM POHON TUMBUH BAJU, PERJALANAN RAMI DARI KEBUN JADI KAIN ALAMI BERNILAI TINGGI
▶︎

TANAM POHON TUMBUH BAJU, PERJALANAN RAMI DARI KEBUN JADI KAIN ALAMI BERNILAI TINGGI

MULAI BISNIS DI USIA 54 TAHUN BIAR GAK MEMBEBANI ANAK, KINI PUNYA PABRIK DAN RESTO JAMUR
▶︎

MULAI BISNIS DI USIA 54 TAHUN BIAR GAK MEMBEBANI ANAK, KINI PUNYA PABRIK DAN RESTO JAMUR

Pesan Kesan DAPM Kec Bansari
▶︎

Pesan Kesan DAPM Kec Bansari

ASMR Addictive Fast Tapping Collection For Deep Sleep & Anxiety Relief (No Talking) — 2.5 Hours
▶︎

ASMR Addictive Fast Tapping Collection For Deep Sleep & Anxiety Relief (No Talking) — 2.5 Hours

Memilih Slow Living Untuk Hidup Lebih Bahagia Dengan Berkebun di  Halaman Rumah
▶︎

Memilih Slow Living Untuk Hidup Lebih Bahagia Dengan Berkebun di Halaman Rumah

Kiat-kiat Sukses Sistem Tabela dengan Drone DJI Agras T25 P
▶︎

Kiat-kiat Sukses Sistem Tabela dengan Drone DJI Agras T25 P

TANAM UMBI YAKON BIKIN PETANI INI PANEN RUPIAH, PESANAN 700 PCS TIAP HARI
▶︎

TANAM UMBI YAKON BIKIN PETANI INI PANEN RUPIAH, PESANAN 700 PCS TIAP HARI

Solusi Saat Tenaga Petani Makin Sedikit, Anak Muda Ogah ke Sawah: Alat Pertanian Modern
▶︎

Solusi Saat Tenaga Petani Makin Sedikit, Anak Muda Ogah ke Sawah: Alat Pertanian Modern

10 Tanaman yang Sekali Ditanam tapi Bisa Memberi Makan Berkali-kali
▶︎

10 Tanaman yang Sekali Ditanam tapi Bisa Memberi Makan Berkali-kali

She Was Trying to Cut It With Scissors and The Grass Was Taller Than My Mowers
▶︎

She Was Trying to Cut It With Scissors and The Grass Was Taller Than My Mowers

KEBUN EDUKASI PAK NARYO: BELAJAR BERKEBUN ORGANIK MODAL DENGKUL & URAT! | KALCERSOK
▶︎

KEBUN EDUKASI PAK NARYO: BELAJAR BERKEBUN ORGANIK MODAL DENGKUL & URAT! | KALCERSOK

MAHFUD MD: KORUPTOR MBG TAK CUKUP POTONG TANGAN
▶︎

MAHFUD MD: KORUPTOR MBG TAK CUKUP POTONG TANGAN

PAKAI GALON BEKAS, PETANI SELEDRI INI PUNYA GAJI HARIAN DI ATAS UMR
▶︎

PAKAI GALON BEKAS, PETANI SELEDRI INI PUNYA GAJI HARIAN DI ATAS UMR

What's NEW at✨SAM'S CLUB✨ + June 2026 INSTANT SAVING!!
▶︎

What's NEW at✨SAM'S CLUB✨ + June 2026 INSTANT SAVING!!

Tanaman Emas Ini Cepat Panen Dan Selalu Dicari Pasar
▶︎

Tanaman Emas Ini Cepat Panen Dan Selalu Dicari Pasar

Rahasia 3 Dolar: Cara Mempercepat Kompos dari 300 Hari Jadi 18 Hari Saja! 🤯 (Kebanyakan Orang Tida
▶︎

Rahasia 3 Dolar: Cara Mempercepat Kompos dari 300 Hari Jadi 18 Hari Saja! 🤯 (Kebanyakan Orang Tida

God Says:"I WANT YOU TO KNOW THIS — OPEN IT TONIGHT"/God Message Now/God Message
▶︎

God Says:"I WANT YOU TO KNOW THIS — OPEN IT TONIGHT"/God Message Now/God Message

Lulusan Teknik jadi Petani Jeruk Siam Madu: Omzet Tembus Miliaran, 1 Pohon Hasilkan 1 Kuintal Buah
▶︎

Lulusan Teknik jadi Petani Jeruk Siam Madu: Omzet Tembus Miliaran, 1 Pohon Hasilkan 1 Kuintal Buah