Bukan Sekadar Makan Siang Gratis: Ada Agenda Tersembunyi di Balik Mobilisasi Militer?
Dalam episode Podcast CEMAS kali ini, Ryza Fardiansyah berbincang bersama Haris Azhar, pegiat hukum dan hak asasi manusia, membahas kondisi demokrasi, kebebasan berekspresi, serta arah kebijakan negara di Indonesia saat ini. Haris Azhar menyoroti berbagai isu penting, mulai dari menyempitnya ruang kritik terhadap pemerintah, meningkatnya keterlibatan aparat dalam urusan sipil, hingga kekhawatiran terhadap sakralisasi program-program negara yang dinilai dapat mengurangi ruang koreksi publik. Diskusi ini juga menyinggung berbagai kebijakan strategis yang memunculkan perdebatan di tengah masyarakat, termasuk keterlibatan militer dalam berbagai sektor dan dampaknya terhadap kehidupan demokrasi. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pandangan bahwa berbagai program pemerintah tidak hanya perlu dilihat dari sisi manfaat jangka pendek, tetapi juga harus dikaji secara kritis terkait implikasinya terhadap kebebasan sipil, partisipasi masyarakat, dan masa depan demokrasi Indonesia. Apakah Indonesia sedang menghadapi tantangan serius dalam menjaga demokrasi dan kebebasan berpendapat? Benarkah ruang sipil semakin menyempit? Simak pembahasan lengkapnya dalam video ini. 📌 Topik Pembahasan: ✅ Kebebasan berekspresi dan ruang kritik publik ✅ Demokrasi dan partisipasi warga negara ✅ Keterlibatan militer dalam urusan sipil ✅ Proyek strategis nasional dan dampaknya bagi masyarakat ✅ Revisi UU Polri, Komcad, dan ruang demokrasi ✅ Ketahanan rakyat dan kedaulatan negara 💬 Bagaimana pendapat Anda mengenai pandangan Haris Azhar dalam diskusi ini? Tulis opini Anda di kolom komentar dengan tetap menjaga etika dan saling menghormati. 🔔 Jangan lupa: ✔ Subscribe Channel ✔ Aktifkan lonceng notifikasi ✔ Like dan Share video ini ✔ Tinggalkan komentar Anda #HarisAzhar #Prabowo #DemokrasiIndonesia #KebebasanBerekspresi #PodcastCEMAS #PolitikIndonesia #HakAsasiManusia #RUUPolri #Komcad #PSN #OpiniPublik #BeritaPolitik #IndonesiaHariIni #PodcastIndonesia #RyzaFardiansyah

The Opposition Trap: Becoming the Monster We Once Fought

Adu Argumen Dengan Hasan Nasbi, Fathimah: Negara Jangan Adu Belas Kasih | Catatan Demokrasi tvOne

Iran "MENANG" Di Negosiasi Damai? AS - Israel Retak, Saling Sindir! | Learning By Googling

Iran: Terima Kasih Amerika | AKIM tvOne

Metástasis de la derecha
![[LIVE] Kehidupan Pasca Wafat, Intisari Surah An-Naba - Ustadz Adi Hidayat](https://i.ytimg.com/vi/lEPCK8EUYdw/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEjCNACELwBSFryq4qpAxUIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAE=&rs=AOn4CLC-HMz1Wp2jmjbS1RhGIV-Yl3R_cg)
[LIVE] Kehidupan Pasca Wafat, Intisari Surah An-Naba - Ustadz Adi Hidayat

"Nasib Syed Saddiq Selepas Ini?" | Apa Cerita? Zaidel Baharuddin | Episode 79

PROFESOR SUZIE: SESEORANG INGIN BERKUASA SEPANJANG MASA HARUSNYA DITANGKAP... BUKAN DOKTER TIFA..!!!

Key primary elections underway across US

ШЕНДЕРОВИЧ: Удары по Москве. Путин молчит. История империи заканчивается. Россия в руках Китая

Dan Goldman Asked: 'What Went Through Your Mind' When Coffee Shop Called You 'Genocide Enabler'?

Netanyahu Under Pressure! Failed Control of Lebanon, Iran Wins the War, US Secret Drone Seized by...

Cerita Seru Bareng Guru Gembul: Makan Siang Gratis, Habib, Zulkarnain Yang Agung dan Orang Minang

SUDAH PAKAI SYARIAT ISLAM, KENAPA ACEH MASIH JADI PROVINSI TERMISKIN? I Catatan Syafiq Hasyim

10 Years Later - Brexit is a Catastrophe

COOKING BIRYANI RICE FOR MY BELOVED FAMILY, MY HUSBAND DEVOURED IT!!

Tehran rejects Trump's claim that Iran "completely agreed" to nuclear inspections

Vance Cites Iran Progress; Israel Stresses Intention to Stay in Lebanon Until Hezbollah Disarmed

FURIOUS World Leaders BAN IVANKA and SEND WARNING!!!!

