Ziarah Ke Makam Pangeran Benowo ( putra Jaka Tingkir ) di pemalang...#ziarah

Pangeran Benowo adalah putra Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir) pendiri Kesultanan Pajang yang memilih dakwah dan membangun Pemalang, bukan menjadi raja Pajang, menjadikannya tokoh sentral berdirinya Pemalang dan penganut Islam di sana. Beliau dikenal bijaksana, membina masyarakat, melatih pemuda menjadi prajurit tangguh, serta menyebarkan agama Islam. Peninggalan dan makamnya di Desa Penggarit, Pemalang, menjadi tempat ziarah dan wisata religi populer seperti  Benowo Park   Peran & Kisah Pangeran Benowo di Pemalang Asal-usul: Putra mahkota Kesultanan Pajang, namun memilih melepaskan takhta demi dakwah Islam. Tujuan ke Pemalang: Atas perintah ayahnya, untuk "memagari" wilayah Pemalang yang dianggap gawat dan memimpin masyarakatnya, serta memperoleh keris pusaka. Pembangunan Pemalang: Mengembangkan desa-desa, melatih generasi muda menjadi prajurit, dan menyebarkan ajaran Islam. Sifat: Tidak haus kekuasaan, bijaksana, dan berdedikasi tinggi, menjadikannya sosok yang dihormati. Kisah "Penggarit": Diyakini menggaritkan (menggoreskan) kerisnya di tanah sebagai pertanda nasib Pajang, yang kemudian menjadi cikal bakal nama Desa Penggarit.  Peninggalan & Jejak Sejarah Makam Pangeran Benowo: Terletak di Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Pemalang, menjadi lokasi haul tahunan dan tempat ziarah penting. Benowo Park: Kawasan wisata religi di Penggarit yang menawarkan suasana teduh dan jajanan tradisional, dibangun untuk mengenang Pangeran Benowo. Artefak: Beberapa sumber menyebutkan adanya artefak seperti kitab, pedang, dan beduk kecil di lokasi lain (seperti Jombang), namun makam di Pemalang dihormati sebagai pusatnya.  Ringkasnya: Pangeran Benowo adalah figur penting dalam sejarah Pemalang, bukan hanya sebagai pendiri pemerintahan awal tetapi juga sebagai pembawa ajaran Islam dan teladan kepemimpinan yang tidak materialistis.